Mengenal Karakter dan Syarat Tumbuh Pohon Durian

Mengenal karakter dan syarat tumbuh pohon durian supaya anda paham dan mengerti cara menanam dan merawat bibit durian yang baik dan benar. Karena banyak yang kurang paham mengenai karakter dan faktor yang mempengaruhi pertumbuhan pohon durian sehingga bibit yang di tanam tidak berkembang sesuai harapan.

Karakter pohon durian.

Tanaman durian (Durio zibenthinus Murr.) termasuk dalam famili Bombaceae yang dikenal sebagai buah tropis basah asli Indonesia. Durian dengan kerabatnya banyak dijumpai di hutan tropis Kalimantan. Tanaman durian merupakan buah asli Indonesia yang menempati posisi ke-4 buah nasional dengan produksi yang tidak merata sepanjang tahun, lebih kurang 700 ribu ton per tahun.

panen buah durian

Secara nasional, tanaman durian mengalami musim panen yang tidak serentak yang berlangsung dari bulan September sampai Pebruari serta mengalami masa paceklik bulan April sampai Juli. Di habitat aslinya, tanaman durian dapat berumur sampai kurang lebih 200 tahun. Tinggi pohon durian berkisar antara 20 – 40 meter, bahkan dapat mencapai 50 meter.

Durian merupakan pohon yang berukuran sedang hingga besar dengan tinggi dapat mencapai 50 m serta umurnya dapat mencapai puluhan bahkan ratusan tahun. Kulit batang durian berwarna merah coklat gelap, kasar dan kadang terkelupas dengan bentuk pohon (tajuk) mirip segitiga. Bunga durian tumbuh pada karangan bunga berbentuk malai. Malai tersebut tumbuh pada pangkal cabang sampai tengah cabang, dan jarang tumbuh pada ujung cabang.

Bunga durian tergolong bunga sempurna, memiliki alat kelamin jantan dan betina dalam satu bunga serta berbau menyengat dan biasanya mekar pada senja hari. Buahnya berduri dan bila dibelah di dalam buahnya terdapat ruang-ruang yang biasanya berjumlah lima. Setiap ruangnya berisi biji (pongge) yang dilapisi daging buah yang lembut, manis dan berbau merangsang, yang jumlahnya juga beragam tetapi rata-rata 2-5 buah. Warna buahnya bervariasi dari putih, krem, kuning sampai kemerahan.

karakter dan syarat tumbuh pohon durian

Dataran Yang Baik

Tanaman durian dapat tumbuh dengan baik di daerah dataran rendah sampai ketinggian maksimal 800 m diatas permukaan laut (DPL) dengan curah hujan antara 1500-2500 mm per tahun dan merata sepanjang tahun. Diperlukan musim kering (kemarau) untuk merangsang pembungaan dan hujan yang lebat terus-menerus pada waktu pembungaan dapat menggagalkan pembuahan. Menurut Soedarya (2009) pohon durian tumbuh dengan baik pada ketinggian 1-800 meter diatas permukaan laut (dpl) dan dapat tumbuh optimal pada ketinggian 50-600 meter diatas permukaan laut (dpl).

Setiap tanaman memiliki lingkungan tumbuh yang sesuai untuk dapat tumbuh optimal. Tanaman durian dapat tumbuh subur pada tanah yang netral. Derajat kemasaman tanah (pH tanah) yang sesuai untuk tanaman durian berkisar antara 3,5-6,5. Tanaman durian cocok ditanam di daerah terbuak dengan intensitas cahaya 60-80% (Setiadi 1999).

karakter pohon durian

Ciri-ciri

Durian (Durio zibenthinus Murr.) merupakan tanaman tahunan dengan tinggi pohon dapat mencapai 25-50 m. Memiliki banir (akar papan), pegagan (kulit batang) yang berwarna coklat kemerahan mengelupas tak beraturan, tajangnya rendah dan renggang. Bentuk batang durian berdasarkan penampang melintang adalah bulat (teres), warna batang tanaman durian didominasi coklat tua, tipe pertumbuhan batang monopodial.

Durian memiliki daun tunggal (folium simplex), berbentuk memanjang, melonjong, bundar telur dan lanset. Pangkal daun membulat dengan ujung meruncing, agak tebal, permukaannya licin, bertangkai, sedangkan ukuran panjang daun antara 9-19 cm dan lebar 3-6 cm. Panjang tangkai daunnya antara 1,2-2,3 cm. Permukaan daun berwarna hijau muda sampai hijau tua dan permukaan bawah berwarna kuning .

Bunga durian adalah bunga sempurna, yang memiliki benang sari dan putik. Jumlah benang sari bunga durian adalah 40 benang sari. Bunga durian tersusun pada ranting yang tidak berdaun atau pada cabang tua. Panjang kelopaknya 3 cm, berbentuk lonceng, berwarna putih hingga coklat keemasan, pada umumnya bunga durian mekar pada sore hari yaitu jam 16.00 WIB. Bunganya menyebarkan aroma wangi, untuk menarik pehatian kelalawar sebagai penyerbuk utamanya.

Ukuran dan bentuk buah durian bervariasi, buahnya berbentuk bulat atau bulat telur, panjang buah 15-30 cm dan berduri tajam. Warna buah ketika masih muda hijau dan setelah tua berwarna kuning. Buah durian mempunyai biji bulat telur atau lonjong berwarna kuning kecoklatan, berdiameter lebih kurang 3 cm, dilapisi selaput biji dan berwarna kuning .

Menurut Irawan et al. (2007) karakteristik tanaman durian pada umumnya sangat berbeda-beda mulai dari bentuk daunnya, bagian terlebar daun, bentuk pangkal daun, panjang ujung daun, permukaan atas daun, tonjolan urat daun, pada permukaan atas lipatan daun, panjang kelopak tambahan, jumlah benang sari, bentuk buah, alur ruang buah, tonjolan tangkai, pangkal putik, jumlah salut buah
dan tebal salut biji.

karakter dan syarat tumbuh durian

Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Durian

Pertumbuhan tanaman dipengaruhi oleh faktor genetik, lingkungan, interaksi genetik, dan interaksi genetik dengan lingkungan. Faktor genetik tanaman dikendalikan oleh DNA (deoxyribose nucleic acid) atau gen-gen yang diturunkan dari induknya, sedangkan faktor lingkungan adalah faktor-faktor
eksternal yang ada di sekitar tanaman itu hidup. Berikut ini faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman yaitu iklim, intensitas sinar matahari, dan jenis dan topografi tanah.

1. Iklim

Tanaman durian umumnya membutuhkan ketersediaan air yang cukup sehingga banyak tumbuh di daerah dengan tipe A dan B. Kedua tipe iklim ini memiliki 7-10 bulan basah, 2-4 bulan kering, curah hujan 1.500–2.500 mm/tahun atau merata sepanjang tahun, dan suhu udara 28-29OC. Ketinggian tempat yang optimum untuk pertumbuhan dan produktivitas durian berkisar 400-600 meter diatas permukaan air.

2. Intensitas matahari

Sinar matahari sangat diperlukan oleh tanaman durian dalam pertumbuhannya. Air dan karbodioksida dengan bantuan sinar matahari akan diubah menjadi energi dan oksigen di dalam daun. Untuk mampu melakukan dengan baik, daun membutuhkan penyinaran yang tepat. Pada tanaman durian,
intensitas cahaya matahari yang tepat untuk proses fotosintensis sekitar 40-50%.

3. Jenis dan topografi tanah

Tanaman durian akan tumbuh dengan baik jika ditanam di tanah yang lempung berpasir, subur, gembur dan tidak bercadas. Pertumbuhan durian tidak bagus jika ditanam di tanah yang liat karena pengeringannya sulit, terutama pada musim hujan. Sementara pada musim kemarau, tanah liat menjadi keras dan susah mempertahankan air di sekitar perakaran. Keasaman (pH) tanah yang baik untuk
tanaman durian adalah netral, yaitu berkisar 6,0-7,0 .

Jangan lewatkan Produk Terbaru Bibit Salaman

Subscribe untuk update artikel dan tips2 terbaru yang akan dikirim otomatis ke alamat Email Anda.