Sejarah Bibit Buah Kaki Tiga

Sejarah bibit buah kaki 3 lahir dari pemikiran sederhana. Pernahkah anda bertanya apa untungnya bibit buah kaki tiga ? Apa alasannya menggunakan lebih dari satu batang bawah (kaki) untuk perbanyakan bibit tanaman ? Apakah cuma trick pasar atau penjual bibit saja, atau benar-benar ada keunggulannya ? Beberapa orang beranggapan bahwa kaki ganda, kaki tiga, atau banyak kaki pada batang bawah pohon adalah sia-sia. Mungkin ini hanya trick petani bibit atau penangkar tanaman supaya batang bawah atau “rootstock” atau yang lebih di kenal dengan sebutan “Seling” laku terjual. Atau hanya akal-akalan supaya bibit terlihat unik dan lebih mahal harganya.

“Bahkan sampai ada pernyataan menyakitkan betapa kaki bibit buah durian Bawor adalah pembodohan alias penipuan terselubung pada konsumen. Lewat foto2nya dia membandingkan bagaimana kaki-kaki ganda durian Bawor akan menyatu dengan semakin besarnya pohon, apa ini tidak sia-sia aja ?”

bibit buah kaki tiga
Bibit buah kelengkeng kaki 4

Latar Belakang Bibit Buah Kaki Tiga

Versi Pertama (Pertumbuhan)

Menebang pohon buah ibarat orang berlari, sedangkan menanamnya ibarat orang merangkak. Mungkin itulah awal mula ide menambahkan banyak kaki pada bibit pohon buah. Pertumbuhan bibit buah memang kebanyakan lambat. Apalagi rata-rata pohon memiliki jenis kayu keras (Hardwood) yang sangat lambat petumbuhannya. Hal inilah yang kemudian mengilhami para petani bbit untuk memacu atau mempercepat pertumbuhan dengan menggunakan banyak batang bawah. “Logikanya” semakin banyak akar dan batang bawah yang menyerap unsur hara dari dalam tanah, maka suplai kebutuhan nutrisi batang atas (batang utama) lebih banyak, sehingga pertumbuhan pohon akan semakin cepat.

“Tujuannya untuk mempercepat pertumbuhan, dengan banyaknya batang bawah yang menyerap nutrisi dari dalam tanah, akan memacu pertumbuhannya lebih cepat,”

Masa rawan pertumbuhan bibit pohon buah biasa terjadi pada saat tanaman akan mencapai tinggi 1 meter Р2 meter, yakni pada tanaman berusia  1 tahun. Pada saat proses tersebut, banyak hal bisa terjadi jika terjadi kekeliruan dalam perawatannya. Misalnya serangan jamur dan penyakit lainnya.

Karena itu, untuk memacu pertumbuhannya, harus dijamin bahwa asupan nutrisi dari tanah lancar. Untuk bibit biasa (kaki 1) , untuk mencapai tinggi tersebut memerlukan waktu selama 2 – 3 tahun. Sedangkan, dengan menambah kaki sebanyak 2 atau lebih akan memacu pertumbuhannya karena nutrisi yang diperlukan dipenuhi tidak hanya dari 1 kaki saja.

bibit durian kaki tiga

Versi Kedua (Perkawinan Genetik)

Adalah Bapak Sarno warga Kemranjen, Banyumas, Jawa Tengah. Beliau terkenal karena varietas buah durian bhineka bawor. Olah pikir sederhana Bapak Sarno selama bertahun-tahun, apakah dalam pemuliaan tanaman harus menggunakan persilangan bunga jantan dan betina saja untuk memperbaiki mutu genetik sehingga didapat tanaman baru yang hebat ? Dalam kesederhaannya dia berpikir, dengan cara menambahkan kaki lewat okulasi akankah terakit kultivar yang lebih baik ? Jika kemudian 20 jenis bibit durian unggul (lokal dan luar) disatukan lewat cara itu, dan dengan percobaan berulang memang yang muncul durian unggul yang memiliki cita rasa dan ukuran yang super.

Karena itu juga Bapak Sarno menamai jenis duriannya “Bhineka Bawor“. Karena memang dihasilkan dari banyak jenis durian unggul yang disatukan pada batang bawah. Meskipun demikian batang atas adalah yang paling penting. Seperti pada kebanyakan pohon buah yang dihasilkan dari perbayakan vegetatif (okulasi), batang ataslah yang utama.

Anda tidak perlu menanyakan “batang bawahnya apa” kepada para penjual bibit. Karena memang yang di kembangkan adalah batang atasnya. Keaslian bibit tergantung pada batang utama, hasil okulasinya, bukan pada batang bawahnya.

Aplikasi Kaki Tiga Pada Bibit Tanaman Buah

Pada awalnya penambahan batang bawah yang menghasilkan bibit kaki ganda atau bibit kaki tiga dan seterusnya hanya dilakukan pada bibit buah durian saja. Sehingga jika dulu hanya ada bibit durian montong, musang king, duri hitam, petruk, pelangi, merah banyuwangi, kumbokarno, matahari dan sebagainya, sekarang muncul istilah bibit durian bawor kaki 3, montong kaki 3, musang king kaki tiga, duri hitam kaki tiga dan sebagainya.

Menyadari keunggulannya para petani bibit kemudian mengaplikasikannya pada tnaman buah yang lain. Seperti pada bibit buah kelengkeng. Tidak menutup kemungkinan akan bermunculan bibit buah lainnya yang memiliki kaki tiga.  Seperti Alpukat, Jambu, Mangga, Belimbing, Leci, Manggis dan sebagainya.

“Improvisasi dari pemikiran sederhana, menghasilkan inovasi yang sempurna untuk kemaslahatan bersama”

Jangan lewatkan Produk Terbaru Bibit Salaman

Subscribe untuk update artikel dan tips2 terbaru yang akan dikirim otomatis ke alamat Email Anda.